Selasa, 11 Desember 2012

flora

melon bertanduk

Melon Bertanduk

kiwano
Hewan bertanduk, kijang namanya. Tapi kalau buah bertanduk? Terdengar aneh mungkin, tapi tidak dengan Horned melon atau melon bertanduk. Buah bewarna kuning ini juga memiliki nama populer lainnya seperti jelly melon, mentimun bertanduk Afrika, English tomato, melano dan kiwano.

Buah dengan nama ilmiah Cucumis metuliferus ini juga dikenal sebagai nenek moyang dari buah melon. Secara kasat mata, bentuk fisiknya hampir menyerupai melon dengan bentuk oval. Bedanya hanya terletak pada bagian lapisan permukaan kulit. Hampir seluruh permukaan kulit dipenuhi oleh tanduk-tanduk kecil.

Tak heran jika di beberapa daerah ada yang menyebutnya dengan nama jelly atau mentimun. Karena saat dipotong, Anda akan menemukan warna hijau jelly yang lebut dengan biji-biji kecil di seluruh permukaannya. Penampilan biji keluarga Cucurbitaceae ini menyerupai biji mentimun.

Meski berasal dari Afrika, buah ini hanya dibudidayakan di Selandia baru. Biasanya buah bertanduk ini digunakan sebagai campuran salad. Tetapi, jika Anda pecinta rasa asam manis, Anda dapat menikmatinya dalam bentuk segar.

Untuk menikmati rasa lezatnya tidak teralu sulit. Anda cukup memotong melintang pada bagian kulitnya, kemudian mensruput bagian dalamnya yang bertekstur mirip jelly. Atau Anda juga dapat menikmatinya dengan sendok makan, sambil bersantai di siang hari,yummy!

Memiliki kandungan vitamin C dan serat yang tinggi pada kulit, membuat sebagaian orang di Selandia Baru menikmatinya berasama kulit, tanpa harus memotongnya terlebih dahulu..

saat ini kiwano ditanam di banyak negara. termasuk Indonesia. ssstttt , harga buah ini cukup mahal looo.. satu kilonya sekitar Rp 250.000,00-300.000,00. satu kilo biasanya terdiri dari 6 buah

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar